ROHUL - Sebagai perpustakaan pribadi yang dibuka untuk umum, Titik Temu terus melakukan pembaruan program. Salah satu program terbarunya yakni Mom n Kids Titik Temu Book Party.
Program ini, menurut keterangan founder Titik Temu, Sofiah, adalah sebagai wadah atau ruang bagi ibu dan anak untuk bisa belajar dan bermain bersama. "Program ini agar ibu dan anak tetap produktif dalam hal belajar dan bermain. Belajar dan bermain pun seimbang," jelasnya, Minggu (3/5/26).
Selain itu, ibu hadir dan mendampingi anak dalam proses tersebut. Ada 10 ibu dan 10 anak. "Anak memiliki teman baru, begitu juga dengan ibu," terangnya.
Dipaparkannya, adapun kegiatan dalam program Mom n Kids Titik Temu Book Party yakni read a load (membaca nyaring), active play (permainan aktif), dan special activity (aktivitas khusus). Program ini lanjut Sofi sapaan akrabnya akan berlangsung dua minggu sekali.
"Ini pertama kali diadakan. Semoga kedepannya lancar dan makin rame. Dan hasil keputusan barsama ibu-ibu akan diadakan dua kali seminggu," tuturnya.
Dalam kegiatan read a load yakni membaca buku Yuk, Sikat Gigi karya dr. Andreas, M. Ked(Ped),S.PA. "Buku ini dipilih sebagai salah satu buku yang mengedukasi bagi anak usia dini tentang pentingnya menggosok gigi dan bahayanya dari tidak sikat gigi," ujar lulusan UIR.
Dalam buku tersebut dikisahkan seekor Cicak yang suka makan coklat dan permen dan malas gosok gigi. Kemudian, di waktu yang berbeda Cicak dinasehati dua temannya Pus dan Guk bahwa pentingnya sikat gigi minimal sehari dua kali dan mengurangi makan dan minum manis.
"Sejak saat itu, Cicak pun hidup sehat dengan makan buah dan selalu gosok gigi," urainya.
Kemudian, untuk active play dan special activity yaitu bermain bola basket serta melempar bola ke net yang berbahan dasar lakban.
Salah satu peserta Mom n Kids Titik Temu Book Party, Muti, menyebut acara ini sangat bermanfaat dimana selain anak tidak hanya belajar dan bermain. Namun, memiliki teman baru.
"Sehingga, anak bisa bersosial dan mengolah emosi. Selain itu, dengan adanya acara ini bisa mengurangi anak-anak untuk bermain gadget," ucap Ibu dua anak.

